Para Petinggi Oi Pertiwi

PARA PETINGGI Oi PERTIWI

Angga Taufik ( Perintis ) Melanjutkan Pendidikan Di Universitas Siliwangi Tasikmalaya
Cudey Pancasona ( Angkatan I ) Melanjutkan Pendidikan Di STIE STEMBI Bandung / Bandung Bussines School
Achmad Sidik Permana ( Angkatan II ) Melanjutkan Pendidikan Di Universitas Pendidikan Tasikmalaya
Aris Nurrahman ( Angkatan III ) Melanjutkan Pendidikan Di Politehnik Kesehatan Tasikmalaya
Galih Guntara ( Angkatan IV ) Melanjutkan Pendidikan Di Universitas Pendidikan Bandung
Muhammad Eki Ramdani ( Angkatan V ) Melanjutkan Pendidikan Di Universitas Siliwangi Tasikmalaya
Imam Pirmanda ( Angkatan VI ) Melanjutkan Pendidikan Di STIKES MUHAMADIAH Tasikmalaya
Dzwiky Khermawan ( Angkatan VII ) Melanjutkan Pendidikan Di Sekolah Kemiliteran Palembang
Bima Sakti Bintang Perkasa ( Angkatan VIII ) Melanjutkan Pendidikan Di Universitas Pendidikan Indonesia Tasikmalaya Jurusan Matematika
Lucky Herdiansyah (Angkatan IX)

Jumat, 02 Desember 2011

TOKOH KITA 2009-2012

Dr. Sony Teguh Trilaksono., M.Ed., M.BA adalah Ketua Umum Oi Pusat (BPP Oi) Periode 2009 s/d 2012, Perhatian beliau kepada kami dapat kami rasakan. Harapan Kami semoga nanti beliau terpilih kembali menjadi Ketua Umum Oi Pusat

DZWIKI KHERMAWAN

Dzwiki adalah ketua (2010) Setelah lulus dari SMA Negeri 3 Tasikmalaya beliau bercita-cita ingin menjadi seorang TNI

IMAM PIRMANDA

Imam Pirmanda adalah ketua (2009) setelah lulus dari SMA Negeri 3 Tasikmalaya, beliau melanjutkan pendidikannya di STIKES MUHAMADIAH Tasikmalaya (Perawat)

MUHAMMAD EKI RAMDANI

Muhammad Eki Ramdani yang lebih akrab dipanggil Eki merupakan ketua (2008) setelah lulus dari SMA Negeri 3 Tasikmalaya beliau melanjutkan sekolahnya di UNIVERSITA SILIWANGI Tasikmalaya (Tehnik Sipil)

GALIH GUNTARA

Galih adalah ketua (2007) setelah lulus dari SMA Negeri 3 Tasikmalaya beliau merantau ke Bandung untuk melanjutkan sekolahnya di UNIVERSITAS PENDIDIKAN Bandung

ARIS NURAHMAN

Aris Nurahman adalah ketua (2006) setelah lulus dari SMA Negeri 3 Tasikmalaya, beliau melanjutkan pendidikannya di POLITEHNIK KESEHATAN Tasikmalaya

ACHMAD SIDIQ

Achmad Sidiq merupakan Ketua Ke-2 (2005) setelah lulus dari SMA Negeri 3 Tasikmalaya beliau melanjutkan studynya di UNIVERSITAS PENDIDIKAN Tasikmalaya

CUDEY HAKUMBARA

Cudey Hakumbara yang memiliki nama asli Rizki Agusteen, Beliau adalah Ketua (2004) yang telah Menandatangani Peresmian Oi Pertiwi menjadi Organisasi Ekstrakulikuler di SMA Negeri 3 Tasikmalaya bersama Kepala Sekolahnya, Setelah lulus sekolah beliau melanjutkan pendidikannya di STIE STEMBI/Bandung Bussines School (Akuntansi Perpajakan)

ANGGA TAUFIK

ANGGA TAUFIK atau yang lebih sering dikenal dengan sebutan Angga Kutil, beliau adalah Ketua (2003) yang pertama kali merintis Organisasi Oi Pertiwi di Tasikmalaya,Setelah lulus dari SMA Negeri 3 Tasikmalaya beliau melanjutkan Studynya di UNIVERSITAS SILIWANGI Tasikmalaya (Fakultas Ilmu Pendidikan)

MUNAS Oi KE - 4

Musyawarah berasal dari kata Syawara yaitu berasal dari Bahasa Arab yang berarti berunding, urun rembuk atau mengatakan dan mengajukan sesuatu.Istilah-istilah lain dalam tata Negara Indonesia dan kehidupan modern tentang musyawarah dikenal dengan sebutan “syuro”, “rembug desa”, “kerapatan nagari” bahkan “demokrasi”. Kewajiban musyawarah hanya untuk urusan keduniawian. Jadi musyawarah adalah merupakan suatu upaya untuk memecahkan persoalan (mencari jalan keluar) guna mengambil keputusan bersama dalam penyelesaian atau pemecahan masalah yang menyangkut urusan keduniawian. Saat ini musyawarah selalu dikait-kaitkan dengan dunia politik, demokrasi.Bahkan hal tersebut tidak dapat dipisahkan , pada prinsipnya musyawarah adalah bagian dari demokrasi, dalam demokrasi pancasila penentuan hasil dilakukan dengan cara musyawarah mufakat dan jika terjadi kebuntuan yang berkepanjangan barulah dilakukan votting, jadi demokrasi tidaklah sama dengan votting.Cara votting cenderung dipilih oleh sebagian besar negara demokrasi karena lebih praktis, menghemat waktu dan lebih simpel daripada musyawarah yang berbelit-belit itulah sebabnya votting cenderung identik dengan demokrasi padahal votting sebenarnya adalah salah satu cara dalam mekanisme penentuan pendapat dalam sistem demokrasi. MUNAS Oi (Musyawarah Nasional Oi) merupakan musyawarah tertinggi, yang saat itu dilaksanakan di Kediri Jawa Timur.
Dzwiki dan Rudy merupakan Perwakilan dari Sanggar Seni Oi Pertiwi SMA Negeri 3 Tasikmalaya yang menghadiri acara atas rekomendasian dari BPK Oi KOTA Tasikmalaya

Kamis, 01 Desember 2011

PERINGATAN SUMPAH PEMUDA KE - 83

Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 Oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, oleh karena itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 Oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia, proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudian mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi mengangkat harkat dan martabat hidup orang Indonesia asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945. Pada kesempatan ini Kementerian Pemuda dan Olahraga, Sanggar Seni Oi Pertiwi SMA Negeri 3 Tasikmalaya, Yayasan Seladarma, PMI Cab Tasikmalaya, Panin Bank Melaksanakan Kegiatan Aksi Sosial Kemanusiaan 'DONOR DARAH dan Pembagian Sembako' dalam rangka peringatan hari Sumpah Pemuda ke - 83 di Tasikmalaya, Pada tanggal 21 Oktober 2011

MASA PENGENALAN ORGANISASI & BINA ROHANI

Masa Pengenalan Organisasi & Bina Rohani (MPOBR) Organisasi Ekstra Kulikuler Sanggar Seni Oi Pertiwi Tahun Akademik 2011/2012, dilaksanakan pada tanggal : A. 21 s/d 24 September 2011 - Pelatihan Keorganisasian - Pelatihan Seni dan Budaya - Pelatihan Kepemimpinan - Workshop (Menumbuhkan Kreatifitas & Merintis Industri Kreatif dengan Menggambar) B. 09 s/d 10 Oktober 2011 - Pelatihan Baris Berbaris/ Kedisiplinan - Pelantikan C. 30 Oktober 2011 - Training Of Trainer (Membangun Kekompakan Kelompok) di Kampus SMA Negeri 3 Tasikmalaya. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 21 Anggota baru angkatan X (sepuluh), yang masuk pada tahun ajaran 2011 / 2012. MPOBR ini bertujuan untuk memperkenalkan anggota baru kepada Sanggar Seni Oi Pertiwi SMA Negeri 3 Tasikmalaya mulai dari visi dan misi hingga kepada kegiatan dan peraturan serta budaya Sanggar Seni Oi Pertiwi yang berlaku. Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari ini, diawali dengan upacara pembukaan dan doa bersama serta diakhiri dengan kegiatan Training Of Trainer (Motivation Building) guna membangun kekompakan kelompok. Kegiatan di dalamnya meliputi beberapa pelatihan , serta kegiatan Out bond untuk lebih mengenal lingkungan sekitar SMA Negeri 3 Tasikmalaya. Setelah kegiatan ini berakhir, diharapkan anggota baru dapat beradaptasi dengan baik dengan lingkungan Organisasi serta dapat mengikuti program pembelajaran dengan baik di SMA Negeri 3 Tasikmalaya, sehingga dapat tercipta generasi muda yang handal dan berkualitas.

ULANG TAHUN Oi PERTIWI SMA NEGERI 3 TASIKMALAYA KE - 8

18 AGUSTUS 2011 merupakan saat dimana seluruh umat ISLAM berpuasa, pada waktu itu Pengurus Kelompok Sanggar Seni Oi Pertiwi SMA Negeri 3 Tasikmalaya merayakan hari ulang tahunnya yang ke delapan (8)adapun rangkaian acaranya : - Opening Ceremony - Pentas Seni - Kultum - Buka Bersama - Tarawih Bersama - Futsal - Potong Kue - Pesta Kembang Api - Closing Ceremony Harapan Kami, semoga Sanggar Seni Oi Pertiwi SMA Negeri 3 Tasikmalaya bisa lebih baik lagi untuk kedepannya.

BERKARYA UNTUK BANGSA 12 TAHUN Oi

Berkarya artinya mengerjakan suatu pekerjaan sampai menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi semua orang. Karya tersebut dapat berupa benda, jasa, atau hal yang lainnya. Islam sangat menganjurkan agar umatnya dapat saling menghargai yang didasari oleh jiwa yang tulus. Menghargai hasil karya orang lain berarti kita menghargai orang yang berkarya itu. Begitu juga sebaliknya, mencelanya berarti kita mencela yang menciptakannya. Menghargai hasil karya orang lain merupakan salah satu upaya untuk membina keserasian dn kerukunan hidup antar manusia agar terwujud kehidupan yang saling menghormati dan menghargai sesuai dengan harkat kemanusiaan. Menghargai hasil karya orang lain adalah sifat terpuji yang harus dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari. TEPAT PADA TANGGAL 16 AGUSTUS 2011, PENGURUS KELOMPOK SANGGAR SENI Oi PERTIWI SMA NEGERI 3 TASIKMALAYA MENDAPATKAN KESEMPATAN UNTUK MENGISI ACARA DI LEUWINANGGUNG DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI ULANG TAHUN Oi NASIONAL KE 12

HUT Oi NASIONAL KE - 12

Ulang tahun atau Milad (dalam bahasa arab) pertama kali dimulai di Eropa. Dimulai dengan ketakutan akan adanya roh jahat yang akan datang pada saat akan berulang tahun, untuk menjaganya dari hal-hal yang jahat, teman-teman dan keluarga diundang datang saat sesorang berulang tahun untuk memberikan do’a serta pengharapan yang baik bagi yang berulang tahun. Memberikan kado juga dipercaya dapat memberikan rasa gembira bagi orang yang berulang tahun sehingga dapat mengusir roh-roh jahat tersebut. Merayakan ulang tahun merupakan sejarah lama. Orang-orang jaman dahulu tidak mengetahui dengan pasti hari kelahiran mereka, karena waktu itu mereka menggunakan tanda waktu dari pergantian bulan dan musim. Sejalan dengan peradaban manusia, diciptakanlah kalender. Kalender memudahkan manusia untuk mengingat dan merayakan hal-hal penting setiap tahunnya, dan ulang tahun merupakan salah satunya. Banyak simbol-simbol yang diasosiasikan atau berhubungan dengan ulang tahun sejak ratusan tahun lalu. Ada sedikit penjelasan mengapa perayaan ulang tahun harus menggunakan kue. Salah satu cerita mengatakan, karena waktu dulu bangsa Yunani menggunakan kue untuk persembahan ke kuil dewi bulan, Artemis. Mereka menggunakan kue berbentuk bulat yang merepresentasikan bulan purnama. Cerita lainnya tentang kue ulang tahun yang bermula di Jerman yang disebut sebagai “Geburtstagorten” adalah salah satu tipe kue ulang tahun yang biasa digunakan saat ulang tahun. Kue ini adalah kue dengan beberapa layer yang rasanya lebih manis dari kue berbahan roti. Simbol lain yang selalu menyertai kue ulang tahun adalah penggunaan lilin ulang tahun di atas kue. Orang Yunani yang mempersembahkan kue mereka ke dewi Artemis juga meletakan lilin-lilin di atasnya karena membuat kue tersebut terlihat terang menyala sepeti bulan (gibbons, 1986). Orang Jerman terkenal sebagai orang yang ahli membuat lilin dan juga mulai membuat lilin-lilin kecil untuk kue mereka. Beberapa orang mengatakan bahwa lilin diletakan dengan alasan keagamaan/religi. Beberapa orang jerman meletakan lilin besar di tengah-tengah kue mereka untuk menandakan “Terangnya Kehidupan” (Corwin,1986). Yang lainnya percaya bahwa asap dari lilin tersebut akan membawa pengharapan mereka ke surga. Saat ini banyak orang hanya mengucapkan pengharapan di dalam hati sambil meniup lilin. Mereka percaya bahwa meniup semua lilin yang ada dalam satu hembusan akan membawa nasib baik. Pesta ulang tahun biasanya diadakan supaya orang yang berulang tahun dapat meniup lilinnya. Ada juga mitos yang mengatakan bahwa ketika kita memakan kata-kata yang ada di atas kue, kata-kata tersebut akan menjadi kenyataan. Jadi dengan memakan “Happy Birthday” akan membawa kebahagiaan. dan pada kesempatan ini tepat tanggal 16 Agustus 2011 ORMAS Oi berusia 12 Tahun,

Rabu, 28 September 2011

WORKSHOP Bersama Irfan Abdul Rohman., S.Pd.

Tema : Menumbuhkan Kreatifitas & Merintis Industri Kreatif dengan MENGGAMBAR Pemateri : Bapak Irfan Abdul Rohman.,S.Pd. Pelaksanaan : Sabtu, 24 September 2011 Waktu : 14.00 s/d Selesai Lokasi : SMA Negeri 3 Tasikmalaya

MAJELIS PERTIMBANGAN Oi PERTIWI

Dengan Persetujuan Bersama ANGGOTA SANGGAR SENI Oi PERTIWI SMA NEGERI 3 TASIKMALAYA, PENGURUS SANGGAR SENI Oi PERTIWI SMA NEGERI 3 TASIKMALAYA, ALUMNI SANGGAR SENI Oi PERTIWI SMA NEGERI 3 TASIKMALAYA dan PRESIDEN SANGGAR SENI Oi PERTIWI SMA NEGERI 3 TASIKMALAYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PADA HARI INI, JUM’AT TANGGAL 02 SEPTEMBER 2011 JAM 15.00 WIB DI TASIKMALAYA PRESIDEN SANGGAR SENI Oi PERTIWI SMA NEGERI 3 TASIKMALAYA, TELAH MERESMIKAN MAJELIS PERTIMBANGAN Oi PERTIWI Menimbang : a. bahwa Presiden Sanggar Seni Oi Pertiwi SMA Negeri 3 Tasikmalaya dalam menjalankan kewenangannya sebagai pemegang kekuasaan memerlukan nasihat dan pertimbangan agar kebijakan yang ditetapkan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum dan demokrasi yang baik dalam rangka pencapaian tujuan organisasi b. bahwa Presiden Sanggar Seni Oi Pertiwi SMA Negeri 3 Tasikmalaya membentuk suatu majelis pertimbangan yang bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden Sanggar Seni Oi Pertiwi SMA Negeri 3 Tasikmalaya Majelis Pertimbangan Oi Pertiwi adalah suatu lembaga yang bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden Sanggar Seni Oi Pertiwi SMA Negeri 3 Tasikmalaya

Selasa, 06 September 2011

BUKA BERSAMA

Bulan ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan, selain itu juga kita bisa memanfaatkan tali silaturahmi yang sekian lama tidak terjalin dengan cara berkumpul bersama di acara buka puasa bersama. Buka puasa bersama ini sering sekali disebut “BUKBER”, makna bukber ini dibulan puasa memang at list sangat kental sekali di masyarakat kita. Sayangnya ini bukanlah ajang yang membuat kita lupa diri akan makna puasa yang terkandung di dalamnya, namun malah mendekatkan diri pada tali silaturahmi antar kerabat maupun orang-orang tersayang yang berada di dekat kita. Biasanya acara ini dilakukan pas waktu menjelang weekand yakni sabtu dan minggu. Dijamin semua tempat makan di mall dan tempat mkn favorit lainnya sudah full. Buka puasa ini biasanya merupakan ajang yang paling cocok untuk berkumpul kembali atau reunian bersama teman sekolah atau kuliah dulu. Hmmm,,, betapa nikmatnya rasanya ketika kita bisa bernostalgia bersama kerabat yang dulu pernah dekat dengan kita. Namun mungkin saat ini suasananya telah berbeda. Ada yag sudah berkeluarga , bahkan sudah memiliki anak, namun ada juga yang masih menjomblo. Pokoknya makna berbuka puasa bersama merupakan ikatan silaturahmi yang harus tersur menerus terjalin

Senin, 05 September 2011

Kesenian Khas Rakyat Jawa Barat

Adu domba merupakan salah satu kesenian khas rakyat jawa barat yang cukup digemari, terutama di kalangan tradisional. Kesenian ini merupakan peninggalan leluhur yang masih bertahan eksistensinya hingga saat ini. Pada intinya adu domba ialah ajang pamer ketangkasan hewan ternak yang pada akhirnya akan menaikan gengsi suatu perkumpulan ternak tertentu. Para pesertanya ialah peternak-peternak domba yang tersebar hampir di seluruh jawa barat, terutama daerah garut, sumedang, bandung, majalengka dan lainya. Event adu domba dilaksanakan setiap tahun dengan sistim kompetisi, hampir setiap bulan kegiatan ini dilaksanakan bergilir di daerah-daerah. Di bandung arena adu domba salah satunya terletak di lebak siliwangi (di samping lapangan olah raga SABUGA ITB) Setiap event adu domba selalu dipadati oleh penonton. Kegiatan ini juga memiliki gengsi yang cukup tinggi karena banyak tokoh-tokoh sunda yang juga merupakan penggemar sekaligus pemiliknya, seperti Kang Ibing, Dll. Hadiah yang diperebutkan juga tidak sembarangan, sebuah mobil atau motor adalah hal yang sudah biasa. Ini tidaklah mengherankan karena harga seekor domba adu bisa mencapai puluhan juta rupiah. Seperti halnya pertandingan tinju, ajang ini juga dilengkapi oleh juri penilai, wasit dan pelatih domba yang ikut menari jaipongan setiap kali dombanya beraksi. Biasanya setiap pertandingan dibagi ke dalam dua ronde, dan masing-masing ronde terdiri dari sepuluh kali tumbukan kepala. Adu ketangkasan ini juga dibagi ke dalam kelas-kelas yang berbeda berdasarkan bobot domba petarung. Ajang adu domba juga sering kali diselingi oleh atraksi pencak silat, juga musik tradisional. Ini menjadikan kegiatan sangat meriah dan menarik. Sayangnya peomosi yang masih bersifat internal di kalangan penggemar domba, menjadikan atraksi yang memiliki nilai wisata ini belum bisa menarik wisatawan asing dan mendatangkan devisa bagi daerah
.

Kamis, 01 September 2011

RAMPAK KENDANG

Rampak Kendang adalah salah satu kreasi musik tradional yang dimainkan bersama-sama oleh sekitar dua sampai puluhan pemain. Ditabuh secara bersamaan sesuai musik yang dilantunkan. Tabuhannya memiliki efek suara yang keras sehingga menimbulkan perhatian para penonton. Dalam Rampak Kendang, instrumennya tidak hanya kendang saja, tapi dapat divariasikan dengan alat-alat lainnya, seperti : alat gamelan, Rebab, gitar, dlsb. Dalam memainkannya, dapat berdiri sendiri, artinya dari rampak kendang itulah membentuk lantunan lagu sendiri, atau sebagai pengiring dari suatu tari Jaipongan. Dalam seni pertunjukan, Seni Rampak Kendang telah diterima sebagai salah satu seni kreasi dan telah dipertunjukan pada acara-acara resmi, baik dilingkup Pemerintahan, lingkup swasta maupun masyarakat umum.